Google Assistant Kini Bisa Diintegrasikan dengan Aplikasi Pihak Ketiga

Google Assistant
Google Assistant

Dengan sistem operasi yang terus diperbarui fitur-fitur canggih, mengakses aplikasi di smartphone kini bisa dilakukan dengan lebih mudah. Tak melulu harus mengakses menu untuk mencari ikon aplikasi secara spesifik, kita dapat menggunakan perintah suara. Hanya perlu menyebutkan command atau menekan tombol tertentu, tanpa menyentuh layar.

Kalau di iPhone ada Siri, maka di Android ada Google Assistant. Hampir tersedia untuk semua versi Android, Google Assistant punya banyak sekali manfaat. Sebelumnya, perintah yang bisa pengguna Android sampaikan terbatas pada aplikasi tertentu, atau hanya untuk jalankan aplikasi. Tidak bisa secara spesifik menjalankan fitur di dalamnya.

Namun itu dulu. Melalui sebuah postingan blog resmi pada hari Kamis (8/10), Google telah meningkatkan kemampuan Google Assistant agar lebih pintar dan mampu membantu pengguna smartphone Android lebih baik lagi, untuk selesaikan tugas sehari-hari. Tanpa menyebutkan secara spesifik, kini pengguna dapat memberi perintah seperti “Hey Google, create a new tweet” untuk mengirim sebuah cuitan baru.

Fitur Baru Google Assistant Sudah Bisa Langsung Dicoba

Dikutip dari The Verge, saat ini fitur ‘deep-linking’ dari Google Assistant baru mendukung sekitar 30 aplikasi populer. Beberapa di antaranya adalah Facebook, Instagram, WhatsApp, TikTok, Spotify, Discord, Twitter dan lainnya. Dan tentunya, aplikasi-aplikasi Google seperti YouTube, Gmail dan Google Maps.

Fitur ini langsung saya coba di OPPO Reno4 Pro yang menjalankan Android 10. Tanpa perlu update aplikasi khusus, sepertinya Google telah melakukan pembaruan pada server secara langsung, sehingga fitur ini bisa langsung dicoba. Untuk mengetahui daftar aplikasi apa saja yang mendukung, kita bisa ucapkan “Hey Google, my shortcuts”.

Pintasan Google Assistant
Dengan menyebutkan frase “Hey Google, my shortcuts”, kita dapat mengkustomisasi pintasan sesuai selera.

Ke depannya, para developer atau pengembang aplikasi akan dapat membuat integrasi perintah suara ke aplikasinya masing-masing. Saat ini, pengguna smartphone Android juga bisa membuat pintasannya sendiri. Dengan masuk ke menu ‘my shortcuts’, kita dapat memilih aplikasi, lalu pintasan yang ingin dibuat dengan perintah suara. Semisal, “Hey Google, change my photo” untuk langsung mengubah foto profil WhatsApp.

Baca:  Penampakan Pixel 4A Bocor di Blog Google

Fitur ini sejatinya mirip dengan Siri Shortcuts yang ditawarkan oleh Apple. Namun Google Assistant dikenal lebih ramah dan lebih pintar dalam menjawab perintah penggunanya, memanfaatkan database Google yang lebih luas. Sebelumnya, di tahun 2019 Google sempat mendemokan kepintaran Google Assistant pada smartphone Google Pixel terbarunya.

Sempat Ditunjukkan Pada Google I/O 2019

Lewat optimasi machine learning dan kecerdasan buatan, Google bisa lakukan kompresi database yang diperlukan untuk Google Assistant, disimpan secara offline hanya dalam kapasitas megabytes saja. Dengan begitu, setiap mengirimkan perintah suara, tidak banyak arus data yang perlu dikirim maupun diterima, sehingga respon bisa terjadi dengan cepat.

Sementara pada Desember 2019 lalu, Google telah bekerja sama dengan Gojek, memungkinkan pengguna Android untuk mencari makanan maupun cek status pesanan lewat Google Assistant. Hanya dengan menyebutkan kalimat seperti, “Ok Google, pesan martabak dari GoFood”, smartphone langsung membuka aplikasi Gojek dan mencari makanan dengan keyword martabak. Lewat fitur shortcuts yang rilis kemarin, bakal ada lebih banyak aplikasi yang bisa manfaatkan perintah suara dari Assistant.